Cara mengobati bisul tanpa rasa nyeri. Duh, bahas bisul. Dinda yakin, kalian pasti pernah ngrasain gimana rasanya kena bisul. Ayo ngaku ! Apalagi jika itu menyerang daerah strategis tubuh kita. Lipatan paha, ketiak, atau area bokong. Hmm, rasanya sedap-sedap gimana gitu.
Dinda pun pernah ngalamin. Saat bangun tidur, mata kok terasa agak risih? Seperti ada yang mengganjal. Awalnya sih dikirain jerawat. Tapi anehnya kok nyeri banget? Setelah lihat di cermin kelihatan seperti ada nanah dan berwarna kemerahan. "Wah, ngga salah lagi, ini sih bisul.!"
Gara-gara itu mau ke sekolah jadi ngga pe de. Jadinya terpaksa deh minta izin libur ngga bisa masuk sekolah. Lucu ya, bolos cuman karena bisul.
Jadi ingat kemarin waktu mamahku masak lauk telur. Mungkin ngga sih benjolan itu nongol akibat makan telur? Ah, ternyata bukan. Itu cuman mitos. Nah, biar mindset kamu tentang bisul ngga nyasar kemana-mana yuk kita kenalan sama yang namanya BISUL.

Secara medis, bisul adalah benjolan yang tumbuh di bawah kulit. Terbentuknya nanah pada kulit serta jaringan yang mati ini menyebabkan nyeri yang luar biasa.
Menurut para dokter, biang keladi itu semua adalah bakteri. Namanya staphylococus. Mereka menyerang dan menginfeksi folikel rambut diarea paha, atas punggung sampai diatas mata sehingga terjadi pembengkakan.
Jika sudah bengkak (khususnya di area wajah) si bisul ini tentu sangat mengganggu. Kadar kecantikan kamu bisa anjlok sekian persen. Memang bisul bisa sembuh meskipun didiamkan. Tapi tetep aja bikin risih dan merusak pemandangan.
Dari rentetan kasus di atas, Dinda mau bagi tips supaya bisul kamu cepat punah. Ini dia,...
1. Kompres dengan air panas
Jika bisul sudah timbul, segera kompres dengan air panas. Pengompresan lewat media air mendidih akan mempercepat proses penyembuhan. Cara ini diyakini berfungsi untuk membantu melancarkan sirkulasi darah, menarik nanah keluar, membantu merangsang antibodi tubuh dan mengurangi rasa sakit.
Caranya:gampang banget. Siapkan lap bersih dan air mendidih. Rendam dan peras kain lap tersebut. Tempelkan kain lap pada area bisul secara berulang-ulang. Lakukan selama kurang lebih 10 - 15 menit dua kali sehari.
2. Jangan memencet ataupun memegang bisul
Jika muncul benjolan, jari tangan memang otomatis pengen megang. Seakan ada bisikan gaib untuk memencet bisul. Akan tetapi hal tersebut tidaklah dianjurkan.
Memegangi atau memencet di area bisul akan memudahkan bakteri berkembang biak. Bisa timbul infeksi akibat tangan yang mungkin telah terkontaminasi oleh bakteri-bakteri jahat.
3. Gunakan sabun anti bakteri
Setelah mengompres dengan air panas, basuh bisul dengan sabun anti bakteri. Lalu keringkan dengan handuk yang bersih supaya terhindar dari infeksi.
4.Oleskan krim anti bakteri
Oleskan krim anti bakteri di sekitar bisul. Tutup dengan kain kasa agar bakteri tidak mudah masuk kembali ke dalam kulit.
Untuk menghindari agar bisul ogah bertamu ke kulit kamu, Dinda kasih tahu tips pencegahannya. Ayo disimak.
1. Jagalah kebersihan
Kata pak Ustadz, "kebersihan adalah sebagian dari iman." Maksudnya tentu baik yaitu mencegah invasi bakteri staphylococus masuk ke kulit. Biasakan mandi secara teratur. Pakailah sabun dan pembersih muka yang mengandung antiseptik.
Selain itu, jangan lupa menjaga kebersihan pakaian yang kamu pakai sehari-hari. Dengan mengganti pakaian secara teratur, jamur pun akan menyingkir.
2. Jangan biasakan menggaruk kulit
Bentuk tubuh bakteri itu kecil banget lho gaes, makanya mereka sangat mudah masuk ke jaringan kulit. Menggaruk kulit bisa menimbulkan iritasi. Saat kulit digaruk, si bakteri akan menyebar ke area di sekitarnya.
3. Pertahankan antibodi tubuh
Logikanya sederhana kok. Saat sistem imun tubuh menurun, bakteri maupun virus akan mudah masuk dan berbuat seenaknya pada tubuh kita. Masuk akal kan?
Jadi menurut Dinda, yang terpenting dalam pengobatan penyakit bisul ini adalah menjaga higienitas tubuh supaya bakteri tidak kembali.
Udah malam nih, sekian dulu tips dari Dinda. Moga aja bisa berguna. Trima kasih n wasalam.Bye.
Dinda pun pernah ngalamin. Saat bangun tidur, mata kok terasa agak risih? Seperti ada yang mengganjal. Awalnya sih dikirain jerawat. Tapi anehnya kok nyeri banget? Setelah lihat di cermin kelihatan seperti ada nanah dan berwarna kemerahan. "Wah, ngga salah lagi, ini sih bisul.!"
Gara-gara itu mau ke sekolah jadi ngga pe de. Jadinya terpaksa deh minta izin libur ngga bisa masuk sekolah. Lucu ya, bolos cuman karena bisul.
Jadi ingat kemarin waktu mamahku masak lauk telur. Mungkin ngga sih benjolan itu nongol akibat makan telur? Ah, ternyata bukan. Itu cuman mitos. Nah, biar mindset kamu tentang bisul ngga nyasar kemana-mana yuk kita kenalan sama yang namanya BISUL.

Apa itu Bisul ?
Secara medis, bisul adalah benjolan yang tumbuh di bawah kulit. Terbentuknya nanah pada kulit serta jaringan yang mati ini menyebabkan nyeri yang luar biasa.
Menurut para dokter, biang keladi itu semua adalah bakteri. Namanya staphylococus. Mereka menyerang dan menginfeksi folikel rambut diarea paha, atas punggung sampai diatas mata sehingga terjadi pembengkakan.
Jika sudah bengkak (khususnya di area wajah) si bisul ini tentu sangat mengganggu. Kadar kecantikan kamu bisa anjlok sekian persen. Memang bisul bisa sembuh meskipun didiamkan. Tapi tetep aja bikin risih dan merusak pemandangan.
Cara Mengobati Bisul
Dari rentetan kasus di atas, Dinda mau bagi tips supaya bisul kamu cepat punah. Ini dia,...
1. Kompres dengan air panas
Jika bisul sudah timbul, segera kompres dengan air panas. Pengompresan lewat media air mendidih akan mempercepat proses penyembuhan. Cara ini diyakini berfungsi untuk membantu melancarkan sirkulasi darah, menarik nanah keluar, membantu merangsang antibodi tubuh dan mengurangi rasa sakit.
Caranya:gampang banget. Siapkan lap bersih dan air mendidih. Rendam dan peras kain lap tersebut. Tempelkan kain lap pada area bisul secara berulang-ulang. Lakukan selama kurang lebih 10 - 15 menit dua kali sehari.
2. Jangan memencet ataupun memegang bisul
Jika muncul benjolan, jari tangan memang otomatis pengen megang. Seakan ada bisikan gaib untuk memencet bisul. Akan tetapi hal tersebut tidaklah dianjurkan.
Memegangi atau memencet di area bisul akan memudahkan bakteri berkembang biak. Bisa timbul infeksi akibat tangan yang mungkin telah terkontaminasi oleh bakteri-bakteri jahat.
3. Gunakan sabun anti bakteri
Setelah mengompres dengan air panas, basuh bisul dengan sabun anti bakteri. Lalu keringkan dengan handuk yang bersih supaya terhindar dari infeksi.
4.Oleskan krim anti bakteri
Oleskan krim anti bakteri di sekitar bisul. Tutup dengan kain kasa agar bakteri tidak mudah masuk kembali ke dalam kulit.
Cara Mencegah Bisul
Untuk menghindari agar bisul ogah bertamu ke kulit kamu, Dinda kasih tahu tips pencegahannya. Ayo disimak.
1. Jagalah kebersihan
Kata pak Ustadz, "kebersihan adalah sebagian dari iman." Maksudnya tentu baik yaitu mencegah invasi bakteri staphylococus masuk ke kulit. Biasakan mandi secara teratur. Pakailah sabun dan pembersih muka yang mengandung antiseptik.
Selain itu, jangan lupa menjaga kebersihan pakaian yang kamu pakai sehari-hari. Dengan mengganti pakaian secara teratur, jamur pun akan menyingkir.
2. Jangan biasakan menggaruk kulit
Bentuk tubuh bakteri itu kecil banget lho gaes, makanya mereka sangat mudah masuk ke jaringan kulit. Menggaruk kulit bisa menimbulkan iritasi. Saat kulit digaruk, si bakteri akan menyebar ke area di sekitarnya.
3. Pertahankan antibodi tubuh
Logikanya sederhana kok. Saat sistem imun tubuh menurun, bakteri maupun virus akan mudah masuk dan berbuat seenaknya pada tubuh kita. Masuk akal kan?
Jadi menurut Dinda, yang terpenting dalam pengobatan penyakit bisul ini adalah menjaga higienitas tubuh supaya bakteri tidak kembali.
Udah malam nih, sekian dulu tips dari Dinda. Moga aja bisa berguna. Trima kasih n wasalam.Bye.