Diabetes mellitus ternyata lebih menakutkan dari pada HIV lho gaes. Dinda kasi tahu ya, sini merapat....
Diabetes mellitus itu bisa nyerang siapa aja. Mulai dari warga ekonomi level atas, kelas teri, super elit, bahkan sampai kelas kejepit. Yang bikin berbahaya itu, diabetes mellitus bisa menyebabkan penderitanya mengalami kebutaan, impotensi (buat cowok ya, masak cewek impoten?), kerusakan organ, hingga amputasi.

Dinda jadi sedih, hik..hik. Para pasien diabetes kehidupannya bakalan berantakan, karena penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi bahkan kematian.
Data medis menyebutkan bahwa diabetes adalah penyakit dimana pankreas tidak bisa memproduksi insulin. Masyarakat awam sering menamainya sebagai penyakit gula. Wajar sih, sebab kadar gula darah penderita diabetes bisa mencapai 200 melebihi ambang normal (<110).
Diabetes mellitus pun memiliki dua kelompok, yaitu :
Sedangkan HIV atau istilah kerennya Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia.
Kenapa diabetes mellitus lebih mengerikan dibandingkan HIV ?
Meski sama-sama menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, tapi ternyata penyakit diabetes paling banyak diderita masyarakat Indonesia pada era sekarang ini. Jadi, dibandingkan dengan HIV jumlah penderita diabetes masih lebih banyak melanda orang-orang di sekitar kita.
Kalo kamu masih penasaran, coba deh perhatikan saat kita berobat di rumah sakit. Hampir bisa dipastikan kebanyakan pasien penyakit diabetes mellitus ini yang berobat dibandingkan penderita HIV.
Untuk sekedar jaga-jaga, baiknya kamu kenali dulu penyebab penyakit diabetes mellitus berikut ini :
Sedangkan gejala diabetes yang dialami si penderita biasanya seperti ini :
Yang terpenting, untuk menekan risiko yang lebih fatal kita harus sering-sering mengontrol kadar gula darah, menjaga pola makan, dan jangan lupa olah raga yang terartur.
Sekali lagi Dinda berpesan, waspadai penyakit diabetes mellitus ini. Jaga selalu keluarga Anda dari efek yang ditimbulkannya.
Semoga ada manfaatnya ya, terima kasih. Bye.
Diabetes mellitus itu bisa nyerang siapa aja. Mulai dari warga ekonomi level atas, kelas teri, super elit, bahkan sampai kelas kejepit. Yang bikin berbahaya itu, diabetes mellitus bisa menyebabkan penderitanya mengalami kebutaan, impotensi (buat cowok ya, masak cewek impoten?), kerusakan organ, hingga amputasi.

Diabetes Mellitus vs HIV AIDS
Dinda jadi sedih, hik..hik. Para pasien diabetes kehidupannya bakalan berantakan, karena penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi bahkan kematian.
Data medis menyebutkan bahwa diabetes adalah penyakit dimana pankreas tidak bisa memproduksi insulin. Masyarakat awam sering menamainya sebagai penyakit gula. Wajar sih, sebab kadar gula darah penderita diabetes bisa mencapai 200 melebihi ambang normal (<110).
Diabetes mellitus pun memiliki dua kelompok, yaitu :
- Diabetes tipe 1- adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi insulin akibat kerusakan auto imum pada sel beta di pankreas. Diabetes seperti ini sering diderita pada masa anak-anak.
- Diabetes tipe 2 - dimana kadar gula darah biasanya masih dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Insulin ini berfungsi untuk memindahkan zat gula dari darah ke sel-sel tubuh yang akan mengubahnya menjadi energi.
Hanya saja, organ pankreas dalam tubuh penderita diabetes tipe 2 tidak memproduksi cukup insulin untuk menjaga keseimbangan kadar zat gula darah. Hal ini juga dapat terjadi karena tubuh tidak bisa menggunakan insulin secara efektif.
Sedangkan HIV atau istilah kerennya Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia.
Kenapa diabetes mellitus lebih mengerikan dibandingkan HIV ?
Meski sama-sama menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, tapi ternyata penyakit diabetes paling banyak diderita masyarakat Indonesia pada era sekarang ini. Jadi, dibandingkan dengan HIV jumlah penderita diabetes masih lebih banyak melanda orang-orang di sekitar kita.
Kalo kamu masih penasaran, coba deh perhatikan saat kita berobat di rumah sakit. Hampir bisa dipastikan kebanyakan pasien penyakit diabetes mellitus ini yang berobat dibandingkan penderita HIV.
Ini Dia Penyebab dan Gejala Penyakit Diabetes
Untuk sekedar jaga-jaga, baiknya kamu kenali dulu penyebab penyakit diabetes mellitus berikut ini :
- Faktor makanan yang mengandung kadar gula tinggi
- Keturunan (gen bawaan)
- Pola tidur yang kurang teratur
- Kurangnya berolah raga
Sedangkan gejala diabetes yang dialami si penderita biasanya seperti ini :
- memiliki hasrat untuk makan secara terus menerus
- haus yang berlebihan
- sering kencing dimalam hari lebih dari 5 kali
Yang terpenting, untuk menekan risiko yang lebih fatal kita harus sering-sering mengontrol kadar gula darah, menjaga pola makan, dan jangan lupa olah raga yang terartur.
Sekali lagi Dinda berpesan, waspadai penyakit diabetes mellitus ini. Jaga selalu keluarga Anda dari efek yang ditimbulkannya.
Semoga ada manfaatnya ya, terima kasih. Bye.